sore itu...kami bersiap u/melakukan perjalanan.......yap berhubung arus balik(tiket melambung,macettt yang tak terhindarkan)Q putus kan untuk naik kendaraan pribadi.....berbekal restu orang tua...kamipun berangkat
perjalanan pertama diperkirakan sekitar 7/8jam....poz pertama di rumah hilmy....
kemacetan yang sangat menghalangi perjalanan para pemudik....tapi hanya kendaraan roda empat.....roda 2 lanjuuut...
kalaulah kami jadi naik bis....mungkin catatan ini belum/bahkan tak tertulis......
Masjid Agung tasikmalaya jam 01.30: rasa letih dan lapar merajut dalam diri...membuat kami berusaha mencari..masih adakah warung nasi di sini?....ada..tapi restoran...heh qta naik motor niatnya hemat malah mau keresto...sebagai ASPALA kamipun mencari makanan alternatif....prinsipx "yg penting bisa bertahan hidup"..survivel kota..urusan perut sudah selesai kitapun istirahat di emperan masjid...teringat masa2 kami syiahah....memang pengalaman adl guru terbaik...
tutut,,,tutut.....hp berbunyi...akhirnya dibalaz juga :hilmy:...kak mau langsung ke rumah.....kejadian itu pada pagi hari sesudah shalat shubuh...alhamdulillah....jadi juga silaturrahminya.....singkatnya(setelah berkali-kali nyasar)kamipun berhaenti di dekat gubuk.Dan untuk ke sekian kalinya kami bertanya:tau rumahnya pak wawan(dg logat sunda)...wawan mana,di puspahiang ada banyak yg namanya wawan...ketika putus asa mulai menghampiri...tiba2 muncul hilmi min waraaai...lha ini inti yang mau ku ceritakan....mengenai seorang sahabat......
RUMAHmu mana mi?....ini...mana?...ini belakang ana....
setengah tak percaya ternyata kami berhenti 3 meter dari rumahnya...cek-cek-cek....
tidak seperti yang kubayangkan...klo biasana rumah kawan2 Q itu yaaa standarlah...rumah hilmy sangat dan sangat sederhana...ketika seluruh tetengganya ruamhnya standar elit.....rumah sahabatQ ini hanya dari papan....sekali lagi papan kayu seperti rumah jawa jaman doeloe...tingginya setubuhq tambah sekilan lah....gak terbayang sama sekali sebelumnya...guyonannya kawanQ tersebut:"sinikan sering gempa...tapi kepanikan tak berlaku bagi keluarga kami.....kalau gempa datang...tetangga semua berlarian keluar rumah ...tapi kami tenang2 saja...malah ngrasain gempa gitu...ngik2..lucu".Walaupun begitu rumah beliau ini sangat tenang dan nyaman.....terlebih keluarga hilmy ramah2 sama ma orangnya....kami datang pun disambut dngan salaman & pelukan...seakan-akan rasa capek sesudah semalaman berkendaraan sirna hanya karna senyumannya.....he3x ...siapa ga mau punya sahabat sebaik ini....sialaturrahmi belanjut ke rumah zaid...yang kalau merayap aja kita mesti nyampe saking dekatnya.....perlakuan sama,karna mereka adl sohib yg tau akan hak2 persaudaraan...kami pun dianggap seperti saudara sendiri....sungguh indah ukhuwah islamiyyah
عن ابى هر يرة رضي الله عنه قال : قا ل رسول الله صلى الله عليه وسلم لا تحا سدوا , ولا تنا جشوا , ولا تبا غضوا , ولا تدا برو , ولا يبع بعضكم على بيع بعض , وكو نوا عبا دالله اخوا نا , المسلم اخوالمسلم , لا يظلمه , ولا يخذ له , ولا يكذبه , ولا يحقره ,ا لتقو ى ها هنا , ويشير ا لى صدره ثلا ث مرا ت , بحسب امر ى من الشر ان يحقر اخاه المسلم , كل المسلم على المسلم حرام دمه وما له وعرضه. (روه مسلم)[2]
Dari Abu Hurairah ra, dia berkata : Rasulullah saw bersabda:” Janganlah saling mendengki, saling menipu , saling membenci, saling membelakangi dan janganlah sebagian kalian membeli barang yang telah dibeli orang lain. Jadilah kalian hamba-hmba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah bersaudara bagi muslim lainnya. Ia tidak patut menzalimi, membohongi dan merendahkannya. Takwa itu disini (beliau menunjukkan dadanya tiga kali). Cukuplah seorang dikatakan buruk jika sampai menghina saudaranya sesama muslim. Darah, harta dan kehormatan setiap muslim adalah haram bagi muslim yang lain.”(HR.Muslim)
inti panjang lebar saya bercerita itu maunya mengingatkan hadist di atas...selama perjalanan ku renungi dalam2....ohh begitukah...oh iya ternyata benar.....kebaikan sahabatku semuanya tak lain karna kita bersaudara atas landas iman...kan kuingat selalu..agar persahabatan ini tak lekang oleh masa dan zaman...baik masa hidup kita maupun masa mati dan dibangkitkannya kita.....
Slamat tinggal hilmy&zaid,sungguh persahabatan kalian sangat indah,biar waktu &jarak memisah,semua itu tak melunturkan ukhuwah....
(TEruntuk kawan2 yang kucintai karna Allah,terkhusus yg menjalankan amanah harist di ma'had...jaga persahabatan kita....)
CSS
Search This Blog
css2
messages
Jika kamu bertanya kepadaku dimanakah tempat terjauh di bumi ini ?
aku akan menjawabnya..
"tempat itu ada tepat di belakangmu, karena kamu harus mengelilingi bumi untuk sampai kesana"
Jika kamu bertanya kepadaku dimanakah hal terjauh dari dirimu, ?
aku akan menjawabnya..
"hal itu adalah kenyataan.. karena yang terdekat adalah impianmu"
Jika kamu bertanya siapakah musuh terbesarmu, maka ?
aku akan menjawabnya..
"musuh terbesar itu adalah dirimu.. karena dirimu lah yang bertanggung jawab atas kesalahan dan musuh-musuhmu"
Jika kamu bertanya kepadaku dimana letak kebenaran, maka ?
aku akan menjawabnya..
"di setiap kesalahan.. karena darinya kita tahu suatu kebenaran"
Jika kamu bertanya kepadaku dimana masa depan ?,
maka aku akan menjawabnya..
"disini, mulai saat ini"
Jika kamu bertanya kepadaku, bagaimana caranya menjadi kaya, ?
aku akan menjawabnya..
"jadilah orang pertama yang menyumbang, karena yang terakhirlah yang paling miskin, sehingga bimbang dan bingung untuk memberikan hartanya"
Jika kamu bertanya kepadaku kapankah hari yang paling jauh, ?
aku akan menjawabnya..
"kemarin... karena kita tak akan bisa kembali kesana"
Jika kamu bertanya kepadaku bagaimana untuk menjadi jujur, ?
aku akan menjawabnya..
"berbohonglah pada kebohonganmu"
Jika kamu bertanya kepadaku diperlukan berapa orang kah untuk merubah dunia?
dan
aku akan menjawabnya..
"cukup satu orang, dengan pemikiran yang berbeda.."
Jika kamu bertanya kepadaku bagaimana untuk memulai, maka ?
aku akan menjawabnya..
"mulailah"
Jika kamu bertanya kepadaku berapa banyak mesin yang di butuhkan untuk bisa melebihi kecepatan cahaya, maka ?
aku akan menjawabnya..
"cukup satu mesin, yang di bangun di atas ambisi dan tekad"
Jika kamu bertanya kepadaku bagaimana cara menjadi dewasa, ?
aku akan menjawabnya..
"lihatlah anak kecil.. karena hanya dari mereka kita bisa memahami seberapa dewasanya kita"
Jika kamu bertanya kepadaku seberapakah aku mencintaimu, maka ?
aku akan menjawabnya..
"tidak tahu.. karena seandainya ada alat yang bisa mengukur cinta sekalipun, alat tersebut tak akan cukup untuk mengukur cintaku"
tambahan satu lagi dari gue,
kau bertanya kepadaku, kapan aku dapet pertamax ? ,
aku akan menjawab..
"dengan internet lemot kaya gitu = never"
aku akan menjawabnya..
"tempat itu ada tepat di belakangmu, karena kamu harus mengelilingi bumi untuk sampai kesana"
aku akan menjawabnya..
"hal itu adalah kenyataan.. karena yang terdekat adalah impianmu"
aku akan menjawabnya..
"musuh terbesar itu adalah dirimu.. karena dirimu lah yang bertanggung jawab atas kesalahan dan musuh-musuhmu"
aku akan menjawabnya..
"di setiap kesalahan.. karena darinya kita tahu suatu kebenaran"
maka aku akan menjawabnya..
"disini, mulai saat ini"
aku akan menjawabnya..
"jadilah orang pertama yang menyumbang, karena yang terakhirlah yang paling miskin, sehingga bimbang dan bingung untuk memberikan hartanya"
aku akan menjawabnya..
"kemarin... karena kita tak akan bisa kembali kesana"
aku akan menjawabnya..
"berbohonglah pada kebohonganmu"
aku akan menjawabnya..
"cukup satu orang, dengan pemikiran yang berbeda.."
aku akan menjawabnya..
"mulailah"
aku akan menjawabnya..
"cukup satu mesin, yang di bangun di atas ambisi dan tekad"
aku akan menjawabnya..
"lihatlah anak kecil.. karena hanya dari mereka kita bisa memahami seberapa dewasanya kita"
aku akan menjawabnya..
"tidak tahu.. karena seandainya ada alat yang bisa mengukur cinta sekalipun, alat tersebut tak akan cukup untuk mengukur cintaku"
kau bertanya kepadaku, kapan aku dapet pertamax ?
aku akan menjawab..
"dengan internet lemot kaya gitu = never"
Ar Yu ReDEY..?!
Selasa, 06 Desember 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
fb like
wha...
koment
•.:'PESBUK POR BLOGSPOT':.• Indonesia (ID)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar