
t’ = waktu benda yang bergerak
t = waktu benda yang diam
v = kecepatan benda
c = kecepatan cahaya
t = waktu benda yang diam
v = kecepatan benda
c = kecepatan cahaya
Perbandingan nilai kecepatan suatu benda dengan kecepatan cahaya, akan berpengaruh pada keadaan benda tersebut.
Semakin dekat nilai kecepatan suatu benda (v) dengan kecepatan cahaya (c), semakin besar pula efek yang dialaminya (t`): perlambatan waktu.
Ketika kecepatan benda menyamai kecepatan cahaya (v=c), benda itu pun sampai pada satu keadaan nol.
Tapi kalo kecepatan benda dapat melampaui kecepatan cahaya (v>c), efek yang dialami bukan lagi perlambatan waktu, namun sebaliknya waktu menjadi mundur (-t’).
Kisah perjalanan Si Kembar atau penundaan(dilatasi) waktu.
Salah seorang dari saudara kembar (A) tersebut tinggal di Bumi dan saudara kembar lainnya (si traveler(B)) terbang keluar angkasa yang jauh dengan kecepatan cahaya dan kembali kebumi dengan kecepatan yang sama. Hasilnya umur si kembar yang mengadakan perjalanan (si traveler) lebih muda daripada umur saudaranya (A) yang tetap tinggal dibumi.
Secara kasar, kalo kita lari dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya sambil bawa jam, maka
orang yang diambakalan ngeliat jam yang kita bawa jarumnya berputar mundur :P.
Pembuktian
Hafele-Keating-Experimentexperiment tahun 1971 menggunakan 2 buah jam yang berketepatan tinggi (High precision Cesium Atom clocks) yang di set awal pada waktu yang sama.
Experiment tersebut menghasilkan perbedaan waktu antara jam yang diletakkan di pesawat Intercontinental yang bergerak terbang kearah timur/barat dengan jam referensi yang diletakkan di U.S. Naval Observatory di Washington.
Relativ terhadap jam di Naval Observatory, jam dipesawat berkurang waktu 59+/-10 nanoseconds dalam penerbangan ketimur, dan mengalami pertambahan waktu 273+/-7 nanosecond pada penerbangan ke barat.
Pemikiran
ISRA`MI`RAJ,
perjalanan Rasulullah SAW kelangit ketujuh dan kembali dalam satu malamadalah benar. Dalam segi dimensi WAKTU, dan perhitungannya memungkinkan kan?.
Bagaimana dengan Nabi Isa AS, ummat Islam mempercayai bahwa Nabi Isa, yang diakui sebagai Yesus oleh penganut Kristen, memang tidak dibunuh oleh orang-orang yang mengejarnya ketika itu. Bahkan beliau belum wafat. Nabi Isa akan kembali diakhir jaman, Apakah Nabi Isa juga mengalami perjalanan dan dilatasi waktu serupa?.
Desain dari black hole dan wormhole yang gabungan keduanya mirip bentuk teratai (Sidrah atau Sidratul), dan bentuk otak pada tubuh manusia.
- A New Astronomical Quranic Method for The Determination of The Greatest Speed (C).
- Die Spezielle Relativitätstheorie.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar